. Tahun ke dua puluh aku lalui
Kata mereka, diriku suka di tinggal kerja jauh oleh bapak, terutama ibu
Kata mereka, bapak dan ibuku gagal
Kata mereka, aku tak akan berhasil
Masih, kata mereka, diriku sangat di manja. Padahal, kata mereka, bapak dan ibuku kerja jauh
Tak mengapa
Tak apa-apa
Ya, gapapa
Aku, sudah terlalu banyak untuk senang
Saatnya merenung dan bersyukur
Hidup itu bukan cuman sekolah, kuliah, kerja lalu nikah
Tapi, hidup itu bagaimana cara kita menciptakan kebahagian di barengi dengan rasa syukur
Terima kasih kepada Tuhan yang sudah membuat semua ini terjadia
Terima kasih kepada ibu, bapak, kakak, adik, bibi dan nenek 'ku
Oleh karenanya, aku masih bisa merasakan jadi anak laki-laki yang berumur dua puluh tahun yang masih labil bahkan mengontrol diri
O, tapi aku merasa sangat sedih campur senang dikit tapi, hehe
Yaa ini awal dan akhir perjalanan diriku. Dari beranjak dewasa menuju tak terbatas dan tak ada yang bisa melampauinya, hahaha
Bissmillah, aku mulai perjalanan ini
Dan akan ku sembahkan untuk membantu sembuh rasa cemas dan harap ibu tentangku
Untuk kawan-kawan di luar sana, yang tak bisa aku sebut satu persatu, kalian luar biasa, kalian ajib, top pisan
Dan, untukmu, siapapun kamu nantinya masih bertahan denganku. Selamat kamu yang terbaik, karena yang bisa bertahan denganku, itu yang terbaik.
Udah ya, ke dua puluh untuk terus berjalan.
Peluk hangat
Salam sayang
Aku, Sahal Mahfudz Hadiyawan
Kata mereka, diriku suka di tinggal kerja jauh oleh bapak, terutama ibu
Kata mereka, bapak dan ibuku gagal
Kata mereka, aku tak akan berhasil
Masih, kata mereka, diriku sangat di manja. Padahal, kata mereka, bapak dan ibuku kerja jauh
Tak mengapa
Tak apa-apa
Ya, gapapa
Aku, sudah terlalu banyak untuk senang
Saatnya merenung dan bersyukur
Hidup itu bukan cuman sekolah, kuliah, kerja lalu nikah
Tapi, hidup itu bagaimana cara kita menciptakan kebahagian di barengi dengan rasa syukur
Terima kasih kepada Tuhan yang sudah membuat semua ini terjadia
Terima kasih kepada ibu, bapak, kakak, adik, bibi dan nenek 'ku
Oleh karenanya, aku masih bisa merasakan jadi anak laki-laki yang berumur dua puluh tahun yang masih labil bahkan mengontrol diri
O, tapi aku merasa sangat sedih campur senang dikit tapi, hehe
Yaa ini awal dan akhir perjalanan diriku. Dari beranjak dewasa menuju tak terbatas dan tak ada yang bisa melampauinya, hahaha
Bissmillah, aku mulai perjalanan ini
Dan akan ku sembahkan untuk membantu sembuh rasa cemas dan harap ibu tentangku
Untuk kawan-kawan di luar sana, yang tak bisa aku sebut satu persatu, kalian luar biasa, kalian ajib, top pisan
Dan, untukmu, siapapun kamu nantinya masih bertahan denganku. Selamat kamu yang terbaik, karena yang bisa bertahan denganku, itu yang terbaik.
Udah ya, ke dua puluh untuk terus berjalan.
Peluk hangat
Salam sayang
Aku, Sahal Mahfudz Hadiyawan
Komentar
Posting Komentar