Kita berjanji tak akan pergi
Harap dan cemas kita serahkan berani
Dan, aku masih belum selesai pada janji yang perih
Aku murung, aku murung
Apakah kau masih simpan perih?
Lalu bagaimana dengan sosok Dokter muda yang menemani Tentara?
Perihal itu, aku sudah muak dan tak peduli
Kamu nyenyak tidur di sana?
Aku tak bisa melindungi dan mendekapmu saat nyamuk hinggap di jidatmu
Tapi secepatlah beri kabarku
Supaya waktu dan jarak tak lagi menerka-nerka batinku
Secepatnya aku tunggu
Kabar baik dari batinmu
Secepatnya aku tunggu
Kabar baik dari kekasih barumu
Aku murung, aku murung
Kau melupakanku dengan campakan membekas di relung hati
Apakah kau masih menyimpan perih?
Aku di sini menunggu
Kabar baik dari batinmu
-Sahal Mahfudz Hadiyawan, 2022
Komentar
Posting Komentar